Suatu kisah, hiduplah sepasang kekasih yang saling mencintai. Saat sedih, senang, canda, tawa, suka, duka mereka jalani berdua. Tak terasa hari demi hari mereka lewati. Suatu ketika si wanita memberikan tantangan kepada kekasihnya. "Sayang" panggilnya mesra, lalu sang pria membalas “ada apa sayang ??” si wanita pun berkata "bisakah kamu hidup tanpa diriku, dengan tidak berkomunikasi sama sekali selama sehari. Andaikan kamu bisa melewati itu, datanglah kerumahku lusa dengan membawa seikat bunga mawar putih dan Aku akan mencintaimu selamanya..." kekasihnya pun setuju.

Keesokannya,
Perasaan risih dan gundah dialami si pria. Sering kali terlintas niat untuk menelpon dan SMS sang kekasih. Namun dia tetap mengurungkan niatnya. Selama seharian penuh, sang kekasih tidak SMS maupun menelpon. Tahukah kamu, dia sangat memegang teguh perjanjian kemarin karena dia tahu bahwa kepercayaan sangat mahal adanya.
Keesokan harinya sang kekasih pergi kerumah si Wanita. Dengan bangga ia melangkah. "YES, saya berhasil"dalam hatinya. Tidak lupa dia bawakan coklat dan bunga favorit sang kekasih, bunga mawar putih. sesampainya dirumah sang pacar, air matanya pun tiba-tiba menetes. pacarnya telah berbaring, terbujur kaku dengan sepucuk surat di tangannya. Tak ada satu kata pun yang dapat terucapkan. Surat itu berisikan...
"Kamu Berhasil Sayang...
Aku bangga mempunyai kekasih sepertimu
Bisakah kamu lakukan itu setiap hari ?
Dan terima kasih atas bunga yang telah kau berikan
I LOVE YOU..:')"
Tanpa dia ketahui bahwa pacarnya hanya memiliki waktu kurang dari 24 jam untuk hidup, karena mengidap penyakit Kanker. Tahukah kamu, sang wanita tidak ingin kekasihnya mengetahui itu, dan Ia ingin mengetahui seberapa besar cinta terhadapnya.
Cinta yang kita inginkan adalah dimana bisa saling menjaga kepercayaan, perasaan, saling memotivasi dan tentu saja peduli each other.
Cinta sejati itu seperti Matahari, selalu mempercayakan bulan untuk menerangi malam. Semua diawali dari cinta dan semua diakhiri oleh sebuah cinta kembali.
Si pria menyesali tindakannya kemarin, tapi apakah pantas ia sesali ???
hanya kalian yang bisa menjawab......
One more.....
Don't ever lost contact with someone you care, you'll never know what's gonna happen the next day, or the day after that.
Just Keep CONTACT GUYS
God Bless You
Keesokannya,
Perasaan risih dan gundah dialami si pria. Sering kali terlintas niat untuk menelpon dan SMS sang kekasih. Namun dia tetap mengurungkan niatnya. Selama seharian penuh, sang kekasih tidak SMS maupun menelpon. Tahukah kamu, dia sangat memegang teguh perjanjian kemarin karena dia tahu bahwa kepercayaan sangat mahal adanya.
Keesokan harinya sang kekasih pergi kerumah si Wanita. Dengan bangga ia melangkah. "YES, saya berhasil"dalam hatinya. Tidak lupa dia bawakan coklat dan bunga favorit sang kekasih, bunga mawar putih. sesampainya dirumah sang pacar, air matanya pun tiba-tiba menetes. pacarnya telah berbaring, terbujur kaku dengan sepucuk surat di tangannya. Tak ada satu kata pun yang dapat terucapkan. Surat itu berisikan...
"Kamu Berhasil Sayang...
Aku bangga mempunyai kekasih sepertimu
Bisakah kamu lakukan itu setiap hari ?
Dan terima kasih atas bunga yang telah kau berikan
I LOVE YOU..:')"
Tanpa dia ketahui bahwa pacarnya hanya memiliki waktu kurang dari 24 jam untuk hidup, karena mengidap penyakit Kanker. Tahukah kamu, sang wanita tidak ingin kekasihnya mengetahui itu, dan Ia ingin mengetahui seberapa besar cinta terhadapnya.
Cinta yang kita inginkan adalah dimana bisa saling menjaga kepercayaan, perasaan, saling memotivasi dan tentu saja peduli each other.
Cinta sejati itu seperti Matahari, selalu mempercayakan bulan untuk menerangi malam. Semua diawali dari cinta dan semua diakhiri oleh sebuah cinta kembali.
Si pria menyesali tindakannya kemarin, tapi apakah pantas ia sesali ???
hanya kalian yang bisa menjawab......
One more.....
Don't ever lost contact with someone you care, you'll never know what's gonna happen the next day, or the day after that.
Just Keep CONTACT GUYS
God Bless You

